Bedilan mencampakkan ia,melukainya,mendukainya dan dia terbaring disitu lemah x terdaya lagi dibawah runtuhan yang menindih.
Dan dia, Aufa' Al Thaariqy sendirian........ Dilihat abi terbunuh syahid dikala membidik musuh. Dilihatnya ummi jatuh merebah bumi sambil abi didalam dakapanya.
Kesedihan mulai berpeleseran didalam kalbunya bagai wabak yang membunuh. Ya, kalbunya ditindih lebih berat dari tindihan runtuhan. Siksaan jiwa. Duka nestapa yang kembali menyegarkan memori derita.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 shoutouts:
Post a Comment